Tingkatkan Pengajaran Tahfidzul Quran, Yayasan As-Sunnah Gelar Pelatihan Untuk Guru-Guru

Tingkatkan Pengajaran Tahfidzul Quran, Yayasan As-Sunnah Gelar Pelatihan Untuk Guru-Guru

CIREBON (assunnahcirebon.com) – Menjadi seorang guru bukan berarti berhenti menjadi seorang pembelajar. Guru, dan juga profesi lainnya diuntut untuk terus belajar dan belajar demi meningkatkan ilmu dan kemampuan yang dimiliki.

Atas dasar itulah Yayasan As-Sunnah Cirebon tidak pernah bosan menggelar acara pelatihan, khususnya untuk guru-guru dan para pengajar di lingkungan Yayasan As-Sunnah Cirebon. Hal itu tidak lain sebagai bagian dari peningkatan kualitas diri yang ada pada guru-guru.

 

Salah satu pelatihan terbaru yang dilakukan adalah dengan menghadirkan Drs Edy Muljana M, selaku Founder Program Tahfidz Untuk Balita dan Anak (PROTABA). Pelatihan yang berlangsung Kamis – Jumat (15-16/8/2019) diikuti lebih dari 100 peserta, yang berasal dari unit TK, SD, MTs dan MA As-Sunnah.

 

Dalam sambutannya, Ketua Yayasan As-Sunnah Cirebon, Ustadz Said Riyana mengingatkan pentingnya para guru untuk mengikuti pelatihan-pelatihan yang digelar oleh pihak Yayasan.
“Keberhasilan akan kita dapatkan jika ada kesungguhan pada diri kita dalam menyerap ilmu yang disampaikan,” demikian dijelaskan Ustadz Said Riyana dalam sambutan pembukaannya, Kamis (15/8/2019).

 

Ustadz Said juga mengingatkan agar pengajar Al-Quran terus berakhlak dengan akhlak Al-Quran.
“Pembawa Al-Quran harus memiliki akhlak yang mulia. Semoga langkah kita diridhai dan bermanfaat buat kita dan anak-anak kita semua,” tambah ustadz Said.

 

Dalam penyampaiannya, Drs Edy Muljana mengingatkan bahwa kemampuan membaca bukanlah menjadi syarat seseorang untuk bisa menghafal Al-Quran. Oleh karenanya, anak-anak yang ingin diajarkan hafalan Al-Quran, tidak perlu menunggu untuk bisa membaca.

 

PROTABA sendiri menjadi salah satu metode tahfidz untuk balita dan anak. Berbagai metode pengajaran untuk meningkatkan hafalan anak-anak disampaikan oleh Drs Edy dalam pelatihan ini. Mulai dari metode talqin kecil, talqin besar, sesi murajaah, pembagian jam efektif dalam setiap pekan, hingga menambah hafalan baru. Metode meningkatkan kepercayaan diri anak-anak juga tidak lupa menjadi bahan pelatihan.

 

Penyampaian dengan menggunakan slide, serta diselingi dengan games membuat para peserta antusias mengikuti jalannya acara dari awal hingga selesai.
Kunci sukses guru, lanjut Drs Edy, adalah dalam frase PAKSA.
“Harus ada Pray (doa), Attitude (sikap), Knowledge (pengetahuan), serta Skill. Dan kalau itu sudah ada, maka tinggal Action-nya yang harus dilakukan,” tutup Drs Edy Muljana. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: