Shalat Gerhana Blue Blood Moon Di Assunnah Dihadiri Lebih Dari 400 Orang

Cirebon — Fenomena Gerhana Blue Blood Moon menjadi viral dan booming di seantero jagad dunia maya dan nyata. Menyambut hal itu, berbeda dengan kehebohan dunia maya, masjid Ponpes Assunnah Cirebon menyelenggarakan shalat gerhana bulan.

 

Shalat gerhana yang diselenggarakan oleh DKM Masjid Ponpes Assunnah 1 Cirebon ini sangat istimewa, diselenggarakan tanggal 31 Januari 2018 pukul 21.10 Wib ,ketua DKM menyatakan kegembiraan dan keharuan karena acara dihadiri begitu banyak Jamaah. “Akhirnya setelah lama menunggu ngga disangka jamaah yang datang banyak juga,” ujar Pak Udung Muhammad Yunus.

Shalat dilaksanakan dengan khusyu dan penuh kesungguhan. Sebagai khotib Ustadz Arif Syarifudin mengatakan, bahwa gerhana tidak terkait dengan kematian atau kelahiran seseorang, dengan adanya gerhana disyariatkan untuk merasakan takut akan perubahan fenomena alam ciptaan Alloh. Bukan malah selfi atau menyelenggarakan acara kumpul-kumpul untuk melihat dan menyaksikan fenomena gerhana tersebut, kita disyariatkan untuk shalat gerhana, berdzikir dan bersedekah, demikian penjelasan Ustadz Arif Syarifuddin, Lc dalam Khutbahnya.

 

Ustadz Arif Syarifudin menambahkan, shalat gerhana bulan tidak bisa hanya diputuskan dengan hisab, akan tetapi harus dengan melihat, karena Rosululloh mengungkapkan dalam hadits dengan kata “roaytum” artinya kalian melihat. Oleh karena itu sholat gerhana yang disebut blue blood moon kali ini diselenggarakan agak malam disebabkan menunggu terlihatnya gerhana karena diawal gerhana tidak terlihat dan tertutup awan. Demikian Ustadz Arif menerangkan.

 

Diding Sobarudin, sekretaris Assunnah Cirebon memperkirakan jamaah yang hadir sekitar 400 orang. “Semoga menjadi keberkahan dan simpanan pahala di akhirat kelak,” kata Diding.

 

Ada satu hal yang menarik dari fenomena gerhana saat ini, di Cirebon, jamaah shalat melihat pada saat gerhana bulan terlihat belum ada proses tertutupnya sang bulan, ia masih terlihat merah kekuningan, maka Ustadz DR. Muhammad Arifin Bin Badri, MA yang dihubungi Diding Sobarudin menjelaskan bahwa shalat gerhana dilaksanakan saat terlihat proses tertutupnya sang bulan.

 

Sebagaimana diketahui, masjid Ponpes Assunnah Cirebon yang beralamat di Jl. Kalitanjung No. 52 B sering menyelenggarakan acara-acara keislaman untuk umum dan shalat gerhana seperti yang saat ini diselenggarakan.
(#TimITassunnah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *